Sabtu, 12 Januari 2013

Wow! Badai Pasir di Australia Tampak Seperti Gelombang Tsunami



Sebuah pemandangan mencengangkan terlihat di wilayah pantai barat Australia. Badai yang membawa kumpulan debu kering tampak menyerupai gelombang tsunami yang sangat tinggi di laut.

Pemandangan ini berhasil diabadikan oleh seorang pekerja kapal tongkang, Brett Martin. Menurutnya, badai tersebut terlihat di lokasi 40 kilometer dari wilayah pantai di kota Onslow, Perth, Western Australia.

Foto yang diambil oleh Martin memang terlihat sangat dramatis. Badai yang membawa debu dan pasir tersebut berwarna merah kecokelatan. Badai tersebut menyatu dengan awan di atasnya, yang menyerupai ombak. Jika dilihat dengan seksama memang sangat menyerupai ombak atau gelombang raksasa di laut yang sangat amat tinggi.

Demikian seperti dilansir mirror.co.uk, Sabtu (12/1/2013).




Jenis badai semacam ini memang tergolong jarang terjadi. Menurut sejumlah ahli, badai ini bisa terlihat demikian karena angin yang sangat kencang mampu membawa pasir dan debu yang ada di wilayah-wilayah yang kering. Ketika partikel-partikel tersebut menjadi lebih kecil di udara, maka akan tertahan di udara dan terbawa angin.

Menurut ahli cuaca John Relf kepada The Australian, pasir dan debu ini terbawa oleh angin topan Narelle yang masuk dalam badai level 4. Badai ini memaksa sejumlah pabrik bijih besi dan pabrik minyak berhenti beroperasi.

Di belahan lain di Australia, asap tebal sisa kebakaran massal masih menyelubungi rumah warga di Pulau Bribie, dekat pantai Queensland. Cuaca ekstrem dan gelombang panas terparah dalam beberapa tahun terakhir melanda Australia dan memicu kebakaran besar. Banyak warga mengungsi akibat kebakaran ini. Meskipun kini telah mereda, namun sejumlah warga masih trauma dan takut kembali ke rumah masing-masing.


http://www.thetimes.co.uk/tto/multimedia/archive/00372/NM144202_a_372939b.jpg

sumber | hitam17.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/01/12/174726/2140516/1148/wow-badai-pasir-di-australia-tampak-seperti-gelombang-tsunami?991101mainnews

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar